Jangan sampai salah! Ini cara mencairkan ASI beku agar nutrisi dan manfaatnya tidak hilang bunda. Yuk! kita simak artikel berikut ini.

Tak hanya mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan produksi ASI tetap terjaga tentu saja bisa dilakukan dengan memompa ASI. Hal ini tentu saja perlu dilakukan, terutama bagi ibu yang bekerja. Oleh karena itu bunda pun perlu memahami bagaimana cara mencairkan asi beku yang telah disimpan di lemari pendingin.Tujuannya agar kualitas ASI tetap terjaga dan bunda bisa tetap memberikannya pada si kecil dalam kondisi yang segar. Namun, cara mencairkan ASI beku tidak sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan.

Nah,bunda berikut ini adalah cara mencairkan ASI beku.

1. Pilih ASI perah yang lebih awal disimpan

Sesuai dengan prinsip FIFO (first in first out) ASI perah yang lebih dahulu dimasukkan ke dalam lemasi es haruslah yang digunakan terlebih dahulu. Oleh karena itu setiap kali memerahnya dan menyimpan pada wadah, bunda perlu mencatat tanggal dan jam pada ASI, agar tahu sudah berapa lama ASI disimpan dan yang mana yang harus dipakai lebih dulu.

2. Cara mencairkan ASI beku

Ketika Bunda mencairkan ASI beku dengan benar, ASI akan mempertahankan nutrisinya dan cenderung tidak rusak. Perhatikan langkah-langkah berikut ini untuk mencairkan ASI yang beku.

Cara pertama, keluarkan ASI yang telah lebih dahulu diperah, dan pindahkan ke bagian bawah lemari es atau refrigerator yang mempunyai suhu lebih tinggi. Biasanya, cara ini membutuhkan waktu lebih lama, yaitu beberapa jam atau dalam semalaman (24 jam) untuk mencairkan ASI yang beku dalam refrigerator.Bila Bunda ingin segera memberikan ASI perah untuk bayi, cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan mengalirkannya di bawah ASI, lalu rendam di dalam baskom air hangat.

3. Jangan membekukan ASI yang sudah dicairkan lagi

Bila ASI sudah dicairkan sebaiknya jangan membekukannya lagi. ASI beku dapat bertahan di suhu ruangan selama 4 jam. Bila sudah cair lebih dari 24 jam tidak terpakai. lebih baik segera dibuang.ASI yang sudah dibekukan dan sudah diberikan pada bayi hanya bisa bertahn 1-2 jam saja.

Menggunakan kompor untuk memanaskan ASI juga tidak dianjurkan. Saat Bunda meletakkan kantung ASI atau wadah berisi ASI di dalam panci berisi air mendidih di atas kompor, itu bisa terlalu panas sehingga dapat merusak nutrisi dalam susu dan membuatnya ASI tersebut panas untuk dikonsumsi si kecil.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Bunda!

2019-07-02T01:50:36+00:00
Avada WordPress Theme